Senin, 07 Mei 2012

Inikah Cinta

First Love
Serasa tiba-tiba ada rasa menghias asa, rasa baru, rasa yang sulit untuk di ucapkan dengan lisan, tidak pula dengan tulisan. Rasa yang biasa membuat seseorang menjadi pemberani, bertanggung jawab, gembira, sekaligus sedih, padahal sebelumnya biasa-biasa saja. Kadang juga membuatnya senyum-senyum sendiri. Apakah ini yang namanya cinta? Mungkin.

Kalau memang cinta, lantas bagaimana??
 Sambutlah ia dengan hangat dan bersahabat, sapa dengan ramah,"Assalamu'alaikum cinta!" Sebuah sambutan yang sederhana, wajar dan apa adanya. Tidak usah berlebihan dalam menyambutnya, apalagi sampai memaksakan diri. Tidak Usah......, karena,"Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."(QS> Al-An'am [6]: 141).

Cukuplah dengan sapa penghormatan, sederhana dan dewasa,"Assalamu'alaikum cinta!" Keselamatan bagimu cinta. Ya, inilah sapaan kedewasaan yang bermakna doa, agar cinta ini kelak dapat mengantarkan pada keselamatan.

Sambutan yang hangat, akan berkesan jika sang tamu dipersilahkan, diarahkan kemana ia harus duduk di rumah hatu kita. Ajak ia bicara, tanyakan kabar, agar kita bisa memahaminya. Apakah sudah merasa aman dan nyaman? Karena jangan-jangan, tanpa ia sadar, dari tadi telah diikuti oleh virus nafsu dan setan. Segera pasang kewaspadaan, install antivirusnya agar ia aman dari segala serbuan dan serangan berbahaya.

Karena, setan adalah tukang rias paling cerdik, tukang sulap paling lihai dan tukang kibul kelas wahid. Jika seseorang sudah kena panah asmara, si buruk akan kelihatan cantik dan si jelek menjadi tampan. Di tunjukinya jalan yang seolah-olah benar padahal salah; dipilihkannya sebuah pilihan yang tampak baik padahal busuk; dan di berikannya kenikmatan padahal hakikatnya adalah siksa dan murka Allah Swt. Ini siasat yang mereka lancarkan untuk mengelabui manusia.

    "Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh setan; sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu."(QS. az-Zukhruf [43] : 62)

Jangan biarkan setan beraksi menodai cinta dengan nafsu; jangan sampai ia memakaikan gaun cinta kepada nafsu sehingga menjelma dalam wujud cinta. Lalu si nafsu berdiri lantang mengatasnamakan cinta, berubah cantik karena memakai kostum indanya cinta. Kalau ini yang terjadi, sudah pasti banyak manusia tertipu. "Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan."(QS> Shaad [38] : 26)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar